
Memasuki babak kedua, Head Coach Persidafon Erent Pahelerang memasukkan tukang gedor Timnas Patrick Wanggai dan menarik keluar Rumkabu. Sebaliknya, tuan rumah juga mengganti M Ridhuan dengan Arif Arianto.
Masuknya Wanggai, membuat teror lini depan mulai hidup. Bersama Cristian Warabai, Wanggai beberapa kali membahayakan gawang Arema. Tercatat, peluang cantik melalui kaki Wanggai tercipta menit 50, 56 dan 64. Tendangan khas kaki kiri dan kanan dari luar kotak penalti, membuat Achmad Kurniawan harus bekerja cukup keras.
Namun begitu, tuan rumah Arema tetap mendominasi serangan. Masuknya Arif dan Dicky Firasat, membuat Singo Edan makin garang didepan. Hanya saja, penyelesaian buruk para pemain tuan rumah, tidak bisa menambah keunggulan.
Menit 57, Arif Arianto terpaksa menerima kartu kuning. Arif yang sudah berhadapan dengan penjagawa gawang Gebze, dianggap melakukan diving saat berbenturan dengan Marcelo Cirely.
Sejumlah peluang cukup banyak, juga didapat kapten tim Arema, Dzumafo. Sayangnya, terlalu buru-buru membuat sejumlah peluang Dzumafo menit 63 dan 70, gagal berbuah gol. Sundulan kepala Dendi Santoso menit 71 nyaris membuat stadion kanjuruhan bergetar. Sayangnya, bola masih tipis disisi kiri kiper Persidafon.
Aremania akhirnya bersorak kegirangan saat pemain belakang Alfarizi, sukses menambah gol menit 73. Overlap cukup jauh Alfarizi, sukses membawa Singo Edan unggul dengan skor 3-0. Gol berawal dari umpan tusukan disisi kanan pertahanan Persidafon. Dzumafo yang menggiring bola, lolos dari hadangan pemain belakang persidafon.
Meski sudah berhadapan dengan Gebze, Dzumafo memberikan umpan datar dimulut gawang. Alfarizi yang berdiri bebas tanpa pengawalan pemain belakang Persidafon, sukses mencocor bola.
Tertinggal 3-0, membuat anak-anak Persidafon coba bermain lepas. Namun, kokohnya pertahanan tuan rumah ditambah kesigapan kiper Achmad Kurniawan, membuat alur serangan tim tamu selalu kandas.
Dua menit jelang bubar, Dicky Firasat yang baru masuk dipertengahan babak kedua, sukses menambah keunggulan menjadi 4-0. Gocekan mantan pemain Persela itu mampu mengecoh penjaga gawang Persidafon. Sekali tendang, bola pun melesak disudut kiri gawang Persidafon dan merubah kedudukan menjadi 4-0.
Hingga wasit meniup pluit tanda pertandingan usai, tuan rumah Arema sukses menghajar Persidafon dengan skor telak 3-0 tanpa balas.